Hari Minggu = Hari Istimewa

Pagi: bertemu dengan Pak Evans G dan saya menceritakan rencana saya untuk turun ke bawah (turba) dengan anak-anak jalanan dalam memperkenalkan Peta Konsep kepada mereka. Evans akan memperkenalkan saya dengan Laura dan para pengurus World Vision. Ternyata Pak Winfried adalah suami dari Bu Yuyun (teman istriku) dan mereka berdua pernah menjenguk dan mendoakan saya seusai operasi kaki kiri Maret 2006 di Siloam Karawaci. Pak Wienfrid saat ini sedang di China dan baru balik Rabu. Semoga bisa bertemu Kamis malam.

Menjelang siang: bertemu dengan Pak Budi T ketika beliau menunggu anaknya latihan menari. Ia tertarik untuk memberikan kesempatan buat saya untuk presentasikan Pengenalan Peta Konsep kepada para guru. Ia menawarkan untuk mengkoordinir 20 anak untuk uji coba tentang keefektifitasan Peta Konsep tiap hari Sabtu dan Minggu selama 2-4 minggu.

Sore: sambil menunggu janji mau bertemu dengan Pak Budi T untuk mengcopy file presentasi dan contoh-contoh map, saya membuatkan draft Peta Konsep The National Education Day 2 Mei 2008. Saya menemukan sebuah film pengenalan Mind Manager Pro 7 (12 menitan, ukuran file 13.7 MB) dan menemukan jawaban mengapa perlu pakai Peta Konsep yang berbasis komputer, yaitu adalah Hemat Waktu! Bayangkan kalau perusahaan bisa memotong Time to market” maka ia bisa dengan secara gesit menyesuaikan dengan kondisi persaingan dan merebut peluang yang ada.

Nilai dari Waktu yang bisa dihemat

Di dalam film pendek itu banyak contoh-contoh yang relevan dan mungkin sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat (faster, better, cheaper).

Malam: membantu Pak Budi A menyusun sebuah Peta Konsep tentang Persiapan Perusahaan untuk IPO di rumahnya. Saya banyak belajar tentang cara kerja para investor dan perusahaan yang ingin mencari dana via IPO.