Butuh Pembuatan Iklan PKAB

Ada splash judul film pendek: PKAB dan taglinenya: Bangkitkan Generasi Anak Bangsa Yang Berseru: Aku Paham dan Bisa!

Ada adegan pembuka:

(Tambahan 02.11.07 mulai)
Tampak bola dunia (ukuran 1/8 layar, ditengah2) memutar pelan, ketika sampai di posisi Indonesia maka bola dunia berhenti dan zoom in. Sambil zoom itu makin terlihat kondisi Indonesia seperti: compang-camping, bolong sana-sini, kebakaran dan asap di wilayah Sumatra, banjir, tanah pertanian kering, waduk kering, kebakaran di beberapa tempat, gempa di Bengkulu, Gunung Meletus di beberapa tempat (tidak bersamaan keluar laharnya), hutan2 di Kalimantan roboh dan semakin membotak bumi Kalimantan, Ikan2 besar di seret keluar oleh kapal2 asing dari laut Maluku, dll. Zoom in terus pelan sambil panning dari kiri ke kanan (dari wilayah Sabang menuju Merauke).
Superimpose dengan suatu lokasi di hutan dan sambung dengan ide yang sudah ditulis sebelumnya.
(Tambahan 02.11.07 akhir)

adanya ulat yang melata pelan di tanah. ia kerepotan untuk tidak terinjak oleh orang-orang yang berlalu lalang (gambarkan seperti bangsa-bangsa asing yang mencoba menginjak-injak Indonesia). Ulat itu kemudian makan lahap daun dan bersiap-siap diri mengubah diri menjadi kepompong.

Dalam waktu tunggu ini maka tampilkan Adegan 1. Asep di Bilik Bambunya sampai Adegan 9 maka tampilkan: Akhirnya ulat itu menjadi kupu-kupu. Langit menjadi cerah. Tampilkan Adegan 10 Penutupan dengan Logo PKAB dan Ending Credit dari si pembuat film pendek ini.

Ulat = Kondisi Anak Bangsa saat ini. Kepompong = Gerakan Peta Konsep Anak Bangsa. Kupu-kupu = Kondisi Anak Bangsa masa depan , di mana ia bisa terbang ke mana saja dengan gerakan gemulai dan indah.

1. Background rumah bilik bambu sederhana

a. Ada seorang anak kecil bernama Asep sedang asyik menggambar Peta Konsep (PK). Ia tukar menukar pinsil warnanya, gores, meruncingkan pinsil warna, menghapus, menarik garis, melamun sambil menggoyang-goyangkan pinsil warnanya di dekat kepalanya, jari telunjuknya ke atas, kemudian menarik-narik garis, membereskan sisa-sisa penghapus dari kertas kerjanya, kemudian ia tersenyum.

b. Kemudian ia membalikkan kertas kerjanya dan diperlihatkan ke kamera. Dari tengah kertas yang gambarnya dalam bentuk 2D, pop up PK dalam bentuk 3D kecil dan berputar-putar perlahan arah kanan. Asep tadi menambahkan cabangnya dengan pinsil warnanya pada 3D PK tadi. Asep membalik arah PK dengan tangan kirinya dan tangan kanannya seolah-olah menancapkan satu cabang kepada 3D PK. Mencabut dari sisi kiri atas kemudian menusukkannya di sebelah kanan bawah, kemudian ditambahkan cabang-cabang kecil pada bagian yang baru ditambahkan tadi. Kemudian 3D PK itu dilepas dan berputar perlahan ke arah kanan.

c. Asep kemudian melipat kertas kerjanya dan 3D PK itu menyusut masuk ke dalam lipatan kertas itu. Kertas dimasukkan ke dalam tas sekolahnya.

d. Asep kemudian menuju balai tidurnya. Sesaat kemudian ia tertidur pulas. Dalam mimpinya 3D PK melayang-layang di atas kepala anak tersebut sambil berputar.

2. Background suasana kelas, anak-anak yang lainnya sudah siap belajar.

a. Asep masuk ke dalam kelas, mendekati meja, menaruh tasnya. Bel sekolah berbunyi. Ibu Guru masuk ke dalam kelas. Asep membuka tasnya dan membawa kertas kerja itu ke depan. Asep melihat ke arah gurunya dan gurunya menganggukkan kepalanya. Asep membuka kertas kerja tersebut di meja gurunya (yang berada di tengah-tengah kelas).

b. 3D PK keluar dan Asep menerangkan bagian-bagiannya. Ada anak lain yang memberikan usulan dalam bentuk 3D PK kecil melayang menuju ke 3D PK Asep, bergabung jadi satu (merging) dan 3D PK Asep makin lama makin membesar. Ibu Guru bertanya dan mengkoreksi bagian-bagian tertentu. Anak lain, sebut saja Ani, mencoret-coret di kertasnya 2D PK. Ani mengangkat kertasnya dengan tangan kiri dan kemudian 2D PK tersebut melayang bergabung dengan 3D PK Asep.

c. Secara transparan ada Jam yang berputar-putar, awan yang bergerak cepat di langit (yang menggambarkan waktu cepat berlalu). Ada tulisan 3D yang melayang masuk: Dukungan, Dana, Kesempatan, dan Kebijakan Pemerintah, sehingga membuat 3D PK itu bertumbuh semakin besar.

3. Background adalah tanah lapangan luas, anak-anak kecil tadi mengelilingi 3D PK Asep yang sudah semakin besar. Sambil adegan jam berputar berjalan, maka tubuh anak-anak kecil itu bertumbuh besar menjadi pemuda dan pemudi. Asep sekarang berkumis. Ide-ide baru terus bergabung ke 3D PK.

4. Ada seorang pemuda, Tako, datang membawa 3D PK setengah besar berwarna emas. Asep dan Tako berdialog secara serius dan kemudian kedua PK itu bergabung, warna 3D PK Asep bernuansa emas sekarang, makin lama makin cemerlang warnanya.

5. Sebagian dari cabang itu menggandakan diri dan copy-copyan tersebut kemudian memecahkan diri dari pusat:

a. Melesat menuju tanah semak berduri dan menyulapnya menjadi tanah perkebunan, pertanian, peternakan.

b. Melesat menuju sungai dan terbentuklah bendungan, kincir air, alur irigasi mengairi perkebunan, pertanian, peternakan.

c. Melesat membentuk bangunan semacam lumbung, Koperasi, terlihat adegan orang yang berlalu lalang menyetorkan hasil dari kebun, sawah dan peternakan (telur, dll).

d. Melesat memperbaiki jalanan desa yang becek dan kotor menjadi lebih baik dan beraspal, lampu-lampu penerangan jalan bermunculan.

e. Melesat membentuk kendaraan transportasi, membawa hasil dari Koperasi menuju tempat pengolahan semacam home industry, pabrik. Dari situ di bawa hasil dari olahan ke kota lain.

(Tambahan 02.11.07 mulai)
Adanya peta konsep2 kecil itu menambal lubang, memperbaiki kondisi di mana malapetaka merajalela, tanah kembali hijau dan subur, suasana Indonesia mulai membaik dan terus membaik. Ada sekumpulan kupu-kupu terbang (sayap berbentuk peta konsep) terbang kian kemari.
(Tambahan 02.11.07 akhir)

6. Background membesar menjadi antar 4 kota, terlihat mobil-mobil transportasi itu hilir mudik di antara kota-kota tersebut, ada yang menuju pelabuhan, ada kapal berlayar dari pelabuhan ke pelabuhan.

7. Background menjadi satu Indonesia. 3D PK Asep sudah menjadi berwarna kristal (seperti intan) melayang dan berputar di atas Indonesia.

8. Kemudian bermunculan anak-anak dengan berbaju daerah masing-masing wilayah mengelilingi Indonesia. Ada 3D PK yang kecil-kecil melayang dari tiap anak-anak tersebut dan bergabung dengan 3D PK master. Terlihat pesawat udara hilir mudik, kapal-kapal laut transportasi berlayar.

9. Ditutup: dimulai dari ide sederhana anak kecil yang terus dipupuk maka impian Indonesia yang lebih maju dan makmur bisa terwujud.

Sambil adegan2 berlangsung ditampilkan: Ada narasi (dengan suara perempuan seperti announcer studio 21) yang menceritakan proses apa yang sedang terjadi pada setiap adegan-adegan di atas tadi.

Ada statistik bahwa Indonesia dengan penduduk: 250 juta orang, 17.000 pulau, 700 suku (apakah angka-angka ini benar?), sumber daya alam yang melimpah tetapi semuana itu sama-sama memiliki 1 Visi yang diwujudkan dengan 1 PK 3D Master yang telah menjadi intan besar itu, adalah kekuatan yang sangat dahsyat.

10. Mari bersama kita wujudkan impian ini!

(Tambahan 02.11.07 mulai)
Dan ditutup dengan Logo PKAB muncul yang masih kurang satu bagian puzzle jigsaw. kemudian datanglah anak perempuan kecil membawa potongan terakhir itu dan meletakkan jigsaw itu sehingga logo PKAB  lengkap. Setelah itu ada kupu-kupu warna biru (bersayapkan Peta Konsep) hingga di pojok kanan atas logo PKAB, pelan2 sayapnya bergerak-gerak seperti ia menemukan tempat hinggap.
(Tambahan 02.11.07 akhir)

Yang dibutuhkan:

  • Tenaga sukarelawan untuk membuat animasi ini
  • Tahap awal mungkin dalam bentuk Flash
  • kalau bisa ditingkatkan menggunakan 3D Max Studio

Contoh adegan ketika diskusi beramai-ramai:

Kerjasama